Cara Mudah Membuat Pivot Table Sederhana

Dasar Excel h3ndr4

Seringkali kita menjumpai data pada Ms. Excel dengan jumlah yang sangat banyak dan besar serta tidak terperinci. Data ini apabila di tampilkan ke dalam bentuk laporan tentu akan menjadi membingungkan. Untuk itu data-data tersebut perlu untuk di olah kembali agar lebih ringkas dan memiliki tampilan yang mudah di pahami. Salah satu fitu yang mungkin membantu untuk meringkas data tersebut adalah fitur Pivot Table yang ada pada Menu Insert.

Pengertian dan Kegunaan Pivot Table

Pivot Table adalah salah satu fitur dalam Ms. Excel yang di gunakan untuk, meringkas/merangkum dan menganalisa data untuk kemudian mempresentasikannya dalam bentuk yang mudah di mengerti. Dengan Pivot Table kita tidak hanya merangkum data yang besar tetapi juga melakukan kalkulasi setiap item yang dibutuhkan menggunakan cara dan perhitungan sesuai pilihan Anda. Secara ringkas dengan menggunakan Pivot Table Anda akan dapat melakukan hal-hal sebagai berikut.

  • Membuat beberapa macam tampilan dan laporan dari suatu sumber yang sama.
  • Memindahkan field ke berbagai lokasi dalam laporan.
  • Menentukan/memilih field-field mana yang akan ditampilkan dalam suatu laporan.
  • Mengumpulkan field-field yang berisi numerik dalam beberapa cara.
  • Memanfaatkan Filter untuk mengontrol nilai-nilai yang mana yang akan ditampilkan.
  • Menggali data numerik untuk menyatakan penopang data set.
  • Membuat beberapa bentuk laporan lain dari sebuah PivotTable yang telah ada.

Langkah-langkah Membuat Pivot Table

Sebelum saya menjelaskan mengenai langkah-langkah dalam membuat Pivot Table, silahkan perhatikan terlebih dahulu tabel di bawah ini.
Screenshot_1
Coba buat data penjualan masing-masing toko dan data pembelian masing-masing customer

  1. Pilih/Blok Range Data yang akan di jadikan sumber data pada Pivot Table. Dalam hal ini kita akan blok Cell/Range Data A2-F16.
    Screenshot_2
  2. Setelah itu klik toolbar Insert, pilih Tab Pivot Table, selanjutnya pilih lagi option Pivot Table. Apabila langkah ini selesai akan keluar kotak dialog Create Pivot Table.
    Screenshot_3
  3. Pada kotak dialog Create Pivot Table, pilih 1 dari 2 pilihan sumber data yang nantinya akan di operasikan atau di proses. Pilihan sumber data itu adalah sebagai berikut :
    a. Select a Table or Range. Kalau kita memilih pilihan ini berarti sumber data berasal dari Tabel atau Range Cell yang sedang aktif. Apabila kita sudah pilih/ blok Range data, maka secara otomatis kita sudah memilih pilihan Select a Table or Range. Kalau Range Data belum di pilih maka klik icon Screenshot_4, lalu blok range sel yang akan dijadikan sebagai sumber data tabel pivot
    b. Use an External Data Source. Kalau kita memilih piihan ini berarti sumber data berasal dari program aplikasi lain, seperti Microsoft Access, atau bisa juga dari file Microsoft Excel lainnya yang sedang tidak terbuka.
    Untuk contoh ini secara otomatis saya telah memilih Select a Table or Range.
  4. Setelah itu (masih di kotak dialog Create Pivot Table) pilih lokasi Worksheet untuk menempatkan hasil Pivot Table. Ada dua pilihan lokasi yaitu :
    a. New Worksheet         : Pivot Table akan di tempatkan di Worksheet yang baru.
    b. Existing Worksheet : Pivot Table akan di tempatkan di Worksheet yang aktif (baik Worksheet yang sama dengan sumber data/Worksheet satu Workbook tapi berbeda dengan Worksheet sumber data/Worksheet yang ada pada Workbook yang lain). Dalam hal ini kita akan pilih New Worksheet.
    Screenshot_5
    Setelah itu klik OK, dan akan keluar tampilan sebagai berikut
    Screenshot_6
  5. Pada kotak Pivot Table Field List, pilih dan Drag Field ke salah satu area pilihan berikut :
    a. Report Filter. Field yang di Drag di area ini akan menjadi Filter Data Pivot Table.
    b. Column Labels. Field yang di Drag di area ini akan datanya akan menjadi kolom pada Pivot Tabel.
    c. Row Labels. Field yang di Drag di area ini akan datanya akan menjadi baris pada Pivot Tabel
    d. Values. Field yang di drag ke Area ini akan berubah menjadi data Numerik berupa Jumlah. Apabila Field yang di drag memiliki data Non Numerik, maka akan di hitung kuantitas data tersebut muncul. Apabila datanya berupa data Numerik maka datanya akan di jumlahkan.
  6. Untuk membuat data penjualan masing-maing toko, maka kita drag Field Tanggal ke Area Filter, Field Lokasi ke Area Row Labels, Field Nama Pembeli ke Area Column Labels, Field Jumlah Unit dan Total akan di drag ke Area Values.
    Screenshot_7
  7. Untuk Display yang lebih menarik, pada Pivot Table Tools, klik tab Design, lalu pada Pivot Table Styles pilih Pivot Style Medium 9, dan pada Layout pilih Tab Report Layout>>>>Show in Compact Form, maka setelah langkah selesai di lakukan maka tampilannya akan menjadi seperti ini.
    Screenshot_9
  8. Untuk membuat data pembelian masing-masing Customer, maka kita drag Field Tanggal ke Area Filter, Field Nama Pembeli ke Area Row Labels, Field Lokasi  ke Area Column Labels, Field Jumlah Unit dan Total akan di drag ke Area Values. maka setelah langkah selesai di lakukan maka tampilannya akan menjadi seperti ini.
    Screenshot_10*Note : Untuk melihat data penjualan dan pembelian pertanggal, kita bisa pilih tanggal pada bagian Filter

Selain untuk membuat Laporan Penjualan dan Pembelian, kita juga bisa membuat laporan lainnya seperti laporan Volume Penjualan, dan lainnya. Silahkan teman-teman coba…..

You Might Also Like

Most popular articles related to Cara Mudah Membuat Pivot Table Sederhana