5 Aturan Mutlak Penulisan Rumus Excel Yang Benar

Dasar Excel h3ndr4

Ketika bekerja menggunakan excel, rumus excel adalah hal yang dapat membantu kita untuk memproses data yang ada. Agar hasil yang di inginkan di dapat, maka penulisan rumus haruslah tepat dan benar. Adapun beberapa Tata cara dalam penulisan rumus pada Ms. Excel, yaitu s ebagai berikut:

1.  Penulisan Rumus Excel harus di awali dengan tanda sama dengan (=), yang di ikuti penulisan Cell tempat data  berada ataupun fungsi yang di inginkan contoh:

           =A1 atau =SUM

2.  Penulisan rumus excel umumnya menggunakan tanda kurung(()). Tanda kurung ini biasanya di ketikkan  setelah tanda sama dengan (=) dan nama fungsinya. Tanda kurung dalam rumus excel di gunakan untuk  memisahkan satu fungsi dengan lainnya, jika multiple fungsi di pergunakan dalam suatu perhitungan,   ataupun untuk meletakkan range alamat Cell tempat data akan di ambil contoh :

           =SUM(A1:A5)

           =(A1+B1)*(A2+B2)

           =A1*(SUM(B1:B5))

Apabila di dalam rumus excel hanya terdapat 1 fungsi seperti hanya penjumlahan dan di tuliskan dengan menggunakan alamat Cell tanpa menulis kode fungsi, maka tanda kurung tidak di pergunakan, contoh :

          =A1+A2+A3

3.   Pada penerapan rumus atau formula excel lanjutan, biasanya di dalam rumus atau formula akan terdapat  banyak argument atau variable. Untuk memisahkan variable-variabel tersebut, biasanya akan di gunakan   tanda koma(,) atau titik koma (;). Penggunaan tanda koma (,) ataupun titik koma (;) ini biasanya di sesuaikan  dengan setting regional. Wilayah Indonesia biasanya menggunakan tanda titik koma (;), sedangkan regional  lain selain Indonesia biasanya menggunakan tanda koma (,), contoh :

           =IF(A1=A5;”sama”;beda)

4.  Tanda Kutip/Tanda Petik biasanya di pergunakan apabila data yang ada di dalam suatu Cell hendak di                           pergunakan dalam formula atau rumus excel. Contoh :

=COUNTIF(A1:A10;”Jeruk”)

Keterangan :

Rumus ini menunjukkan bahwa kita akan melihat berapa banyak jumlah jeruk yang berada pada Alamat Cell  A1 s.d A10

Selain itu tanda Kutip (“”) juga di pergunakan untuk menyatakan suatu  hasil yang di inginkan apabila suatu kondisi dalam sebuah formula atau rumus excel terpenuhi.

Contoh

          =IF(A1:A10>164;”Tinggi”;”Pendek”)

           Keterangan :

Rumus atau formula ini menunjukkan dari data yang ada di Cell A1 s.d A10 mana yang memiliki tinggi >164

Cm, sehingga dapat di kategorikan sebagai Tinggi dan kalau <164 Cm dapat di kategorikan Pendek

5.  Penulisan sebuah Rumus atau Formula Excel harus mengacu kepada Alamat Cell / Range, bukan kepada Isi  Cell atau data yang tertulis, karena kalau mengacu kepada isi Cell, maka Formula atau  rumus akan menjadi  terkunci hanya untuk data tersebut saja.

You Might Also Like

Most popular articles related to 5 Aturan Mutlak Penulisan Rumus Excel Yang Benar